IKPD (Makro) Kabupaten Ngawi Tahun 2021 - 2026

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 70.75 70.89 71.39 71.89 72.39 73.39
Realisasi 71.04 71.8 73.28 73.91 74.43 0
Deskripsi :
Dapat dilihat dari tabel IPM Kab.Ngawi dari taget 71.89 dan realisasi 73.91 maka dapat diketahui bahwa ini menunjukan perkembangan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan penduduk tersebut mengalami kemajuan yang lebih baik dari yang diperkirakan

Analisis :
Hal ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga dapat menciptakan stabilitas sosial dan ekonomi jangka panjang.

Solusi :
di harapkan akan terus meningkat
ANGKA PERTUMBUHAN EKONOMI



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 7.15 3.37 4 4.3 4.6 4.9
Realisasi 2.55 3.19 4.49 4.9 5.33 0
Deskripsi :
Angka pertumbuhan ekonomi yang meningkat memiliki berbagai dampak positif dan beberapa potensi tantangan. Secara umum, peningkatan pertumbuhan ekonomi menunjukkan bahwa perekonomian negara atau wilayah tersebut berkembang lebih cepat, yang dapat berpengaruh pada banyak aspek kehidupan

Analisis :
Peningkatan angka pertumbuhan ekonomi memberikan dampak yang positif bagi kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperbaiki infrastruktur serta kualitas hidup secara keseluruhan.

Solusi :
di harapkan akan terus meningkat
PERSENTASE PENDUDUK MISKIN



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 13.56 14.6 14.2 13.2 12.5 12.1
Realisasi 15.57 14.15 14.2 13.81 13.62 0
Deskripsi :
Persentase penduduk miskin yang tinggi bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks yang saling terkait. Penanggulangan kemiskinan memerlukan pendekatan multidimensi yang melibatkan perbaikan dalam pendidikan, ekonomi, akses sosial, infrastruktur, serta kebijakan pemerataan.

Analisis :
Kombinasi dari kebijakan yang mendukung ekonomi inklusif, pendidikan berkualitas, dan perlindungan sosial yang efektif akan sangat membantu dalam mengurangi tingkat kemiskinan.

Solusi :
TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 4.49 5.05 4.9 4.8 4.7 4.6
Realisasi 4.25 2.48 2.41 2.4 2.26 0
Deskripsi :
Realisasi menunjukkan penurunan sangat signifikan sejak 2022. Dari 2021 ke 2025 turun dari 4,25 menjadi 2,26. Artinya terjadi perbaikan sekitar 46,8?lam 4 tahun. Sejak 2022, realisasi stabil di kisaran 2,2 – 2,4, jauh di bawah target.

Analisis :
Jika indikator ini adalah indikator “semakin rendah semakin baik”, maka: Kinerja sangat optimal Target tergolong konservatif karena realisasi jauh lebih baik. .

Solusi :
Perlu evaluasi penetapan target agar lebih progresif ke depan (misalnya target 2027 bisa diturunkan lebih agresif).
INDEKS REFORMASI BIROKRASI



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 64.12 72.5 74.75 76.4 77.55 78.95
Realisasi 69.4 69.95 72.57 82.9 89.2 0
Deskripsi :
Capaian indikator menunjukkan tren positif dengan peningkatan signifikan pada tahun 2024 sebesar 82,90 atau 108,51?ri target. Meskipun pada tahun 2022–2023 realisasi sedikit di bawah target, secara umum kinerja menunjukkan perbaikan yang kuat dan berkelanjutan.

Analisis :
2021: Kinerja sangat baik, melampaui target lebih dari 5 poin. 2022–2023: Sedikit di bawah target, namun selisih relatif kecil (sekitar 2 poin). 2024: Lonjakan signifikan ke 82,90 (naik 10,33 poin dari 2023) dan jauh melampaui target.

Solusi :
Dari 4 tahun berjalan, 2 tahun melampaui target dan 2 tahun sedikit di bawah target. Lonjakan 2024 perlu dianalisis: 1. Apakah karena intervensi program? 2. Perubahan metode penghitungan? 3. Dampak pemulihan pasca kondisi tertentu? Jika tren 2024 konsisten, maka target 2025 (77,55) sangat realistis bahkan berpotensi terlampaui.
INDEKS KEPUASAN LAYANAN INFRASTRUKTUR



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 58.62 60 65 68 70 72
Realisasi 75.24 78.7 72.52 76.33 82.89 0
Deskripsi :
Data menunjukkan perbandingan antara target dan realisasi dari tahun 2021 hingga 2026. Target mengalami peningkatan bertahap dari 58,62 pada 2021 menjadi 72 pada 2026. Sementara itu, realisasi selalu berada di atas target pada periode 2021–2025, dengan capaian tertinggi pada tahun 2025 sebesar 82,89

Analisis :
Secara umum, kinerja indikator ini sangat baik karena realisasi konsisten melampaui target setiap tahun (overachievement). Namun, pada tahun 2023 terlihat penurunan realisasi menjadi 72,52 dibanding tahun sebelumnya, meskipun masih di atas target. Setelah itu, kinerja kembali meningkat pada 2024 dan mencapai puncaknya di 2025.

Solusi :
arget ke depan perlu ditingkatkan secara lebih progresif agar mendekati potensi capaian riil, sehingga lebih menantang dan mencerminkan kinerja sebenarnya Analisis penurunan di tahun 2023 perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor penghambat agar tidak terulang. Program/kebijakan yang mendorong capaian tinggi pada 2024–2025 perlu dipertahankan dan direplikasi.
INDEKS KESALEHAN SOSIAL



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 72.1 73.1 76.8 77.8 80.5 81.8
Realisasi 0 81.66 79.78 81.73 84.55 0
Deskripsi :
Data menunjukkan target indikator meningkat secara bertahap dari 72,1 pada tahun 2021 menjadi 81,8 pada tahun 2026. Realisasi tersedia pada periode 2022–2025, dengan capaian yang selalu melampaui target. Nilai realisasi tertinggi terjadi pada tahun 2025 sebesar 84,55

Analisis :
Kinerja indikator ini tergolong sangat baik pada periode 2022–2025 karena seluruh capaian melampaui target (overachievement)

Solusi :
- Target ke depan perlu disusun lebih adaptif dan berbasis tren historis agar lebih menantang namun tetap realistis. - Mempertahankan tren positif 2023–2025 dengan memastikan keberlanjutan program yang terbukti efektif
INDEKS GINI



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 0.313 0.311 0.309 0.3 0.305 0.303
Realisasi 0.309 0.3 0.328 0.2892 0.287 0
Deskripsi :
Data menunjukkan target indikator cenderung menurun dari 0,313 pada tahun 2021 menjadi 0,303 pada tahun 2026, yang mengindikasikan arah kebijakan untuk menekan nilai indikator (semakin kecil semakin baik, misalnya seperti Indeks Gini).

Analisis :
Kinerja indikator ini bersifat fluktuatif namun secara umum menunjukkan perbaikan dalam jangka menengah. 2021–2022: Realisasi lebih rendah dari target ? kinerja baik (melampaui target) 2023: Terjadi deviasi negatif cukup besar (0,328 vs target 0,309) ? menunjukkan peningkatan ketimpangan/kondisi memburuk 2024–2025: Terjadi perbaikan signifikan, bahkan realisasi lebih baik dari target ? menunjukkan keberhasilan intervensi kebijakan

Solusi :
Penguatan Program Pengurangan Ketimpangan Fokus pada peningkatan pendapatan kelompok masyarakat bawah melalui bantuan sosial, pemberdayaan UMKM, dan perluasan kesempatan kerja. Intervensi Spesifik pada Tahun Anomali (2023) Lakukan evaluasi mendalam terhadap faktor penyebab lonjakan indikator pada 2023 untuk mencegah kejadian serupa. Menjaga Konsistensi Kebijakan yang Efektif Program yang terbukti berhasil pada 2024–2025 perlu dipertahankan dan diperluas cakupannya. Penyempurnaan Target Berbasis Tren Target ke depan perlu mempertimbangkan fluktuasi historis agar lebih adaptif dan realistis. Penguatan Sistem Monitoring Ketimpangan Monitoring berkala diperlukan agar perubahan indikator dapat direspons lebih cepat melalui kebijakan yang tepat sasaran.
INDEKS RESIKO BENCANA



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 119.71 119.34 118.84 116.98 84 13.24
Realisasi 119.98 109.72 100.32 90.99 129.33 0
Deskripsi :
Indeks Risiko Bencana menunjukkan tingkat potensi kerugian akibat bencana di suatu wilayah, yang dipengaruhi oleh bahaya (hazard), kerentanan (vulnerability), dan kapasitas (capacity). Semakin tinggi nilai indeks, maka semakin tinggi risiko bencana. Berdasarkan data tahun 2021–2025, target IRB cenderung menurun setiap tahun, yang berarti pemerintah menargetkan penurunan risiko bencana secara bertahap.

Analisis :
Target mengalami penurunan konsisten dari 119,71 (2021) menjadi 115,11 (2025), menunjukkan adanya upaya sistematis untuk menurunkan risiko bencana. Capaian Realisasi 2021: Realisasi (119,98) sedikit lebih tinggi dari target ? risiko masih tinggi 2022–2024: Realisasi lebih rendah dari target (109,72 ? 90,99) ? menunjukkan perbaikan signifikan dalam pengurangan risiko 2025: Realisasi melonjak menjadi 129,33, jauh di atas target (115,11) ? terjadi peningkatan risiko yang drastis

Solusi :
Penguatan Mitigasi Bencana Peningkatan infrastruktur pengendali bencana (drainase, tanggul, dll) Rehabilitasi kawasan rawan bencana Peningkatan Kapasitas Masyarakat Edukasi dan pelatihan kebencanaan Pembentukan desa tangguh bencana Penguatan Sistem Peringatan Dini Optimalisasi teknologi early warning system Integrasi data cuaca dan bencana secara real-time Perencanaan Berbasis Risiko Integrasi IRB dalam perencanaan pembangunan daerah Pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah rawan Evaluasi Tahun 2025 Melakukan kajian khusus terhadap lonjakan IRB Identifikasi faktor penyebab utama (hazard, vulnerability, capacity) Menyusun intervensi yang lebih spesifik dan tepat sasaran
INDEKS PEMBANGUNAN GENDER (IPG)



# 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Target 92.25 92.55 92.85 93.05 93.15 93.25
Realisasi 92.32 92.53 92.89 93.13 94 0
Deskripsi :
Indikator menunjukkan capaian kinerja yang relatif stabil dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Target ditetapkan secara bertahap dari 92,25 pada tahun 2021 hingga 93,25 pada tahun 2026. Realisasi kinerja pada periode 2021–2025 secara umum telah memenuhi bahkan melampaui target yang ditetapkan, dengan capaian tertinggi pada tahun 2025 sebesar 94.

Analisis :
Secara keseluruhan, kinerja indikator tergolong sangat baik karena hampir seluruh tahun realisasi melampaui target.

Solusi :
1. Melakukan evaluasi terhadap metode penetapan target agar lebih adaptif dan mencerminkan potensi capaian riil. 2.